Posted on

Pengantar Reaktor (Belajar)

1. Neraca Massa
Neraca massa atau panas suatu sistem proses dalam industri merupakan perhitungan kuantitatif dari semua bahan-bahan yang masuk, yang keluar, yang terakumulasi (tersimpan) dan yang terbuang dalam sistem itu. Perhitungan neraca digunakan untuk mencari variable proses yang belum diketahui, berdasarkan data variable proses yang telah ditentukan/diketahui. Oleh karena itu, perlu disusun persaman yang menghubungkan data variable proses yang telah diketahui dengan varaiabel proses yang ingin dicari.
Dalam banyak kasus, diskripsi verbal (narasi) yang menjelaskan proses perlu disajikan dalam diskripsi visual, yaitu dalam bentuk gambar proses atau diagram alir proses.
2. Reaktor Batch
Batch Reactor adalah tempat terjadinya suatu reaksi kimia tunggal, yaitu reaksi yang berlangsung dengan hanya satu persamaan laju reaksi yang berpasangan dengan persamaan kesetimbangan dan stoikiometri. Reaktor batch adalah reaktor dimana tidak terjadinya aliran masuk atau aliran keluar selama proses.
§ Biasanya untuk reaksi fase cair, misalnya dalam proses pelarutan padatan, pencampuran produk, reaksi kimia, Batch distillation, kristalisasi, ekstraksi cair-cair, polimerisasi, farmasi dan fermentasi.
§ Digunakan pada kapasitas produksi yang kecil

Keuntungan reactor batch:
– Lebih murah dibanding reactor alir
– Lebih mudah pengoperasiannya
– Lebih mudah dikontrol

Kerugian reactor batch:
– Tidak begitu baik untuk reaksi fase gas (mudah terjadi kebocoran pada lubang pengaduk)
– Waktu yang dibutuhkan lama, tidak produktif (untuk pengisian, pemanasan zat pereaksi, pendinginan zat hasil, pembersihan reactor, waktu reaksi)

3. Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (CSTR)
Reaktor ini biasa disebut dengan reaktor tangki ideal berpengaduk,karena dalam reaktor ini, umpan masuk sama dengan produk keluar, kalau tidak sama tentu jumlah dalam tangki (bejana) tersebut akan bertambah atau berkurang. Dan itu berpengaruh dalam kestabilitasan jumlah produk. Pada reaktor model seperti ini, pengadukan dianggap rata di semua bagian, sehingga komposisi produk yang keluar sama dengan komposisi bahan yang ada di dalam reactor. Untuk mendapatkan hasil konversi yang maksimal biasanya model seperti ini menggunakan banyak reaktor, dan disusun secara seri. Dengan adanya reaktor yang disusun seperti ini memungkinkan konversi ke produk menjadi lebih besar dibandingkan dengan menggunakan reaktor tunggal.
Reaktor alir tangki berpengaduk hampir sama dengan reaktor batch tetapi umpan dan produk mengalir secara kontinyu dan pada reaktor CSTR dilengkapi dengan alat penambahan zat pereaksi dan pengambilan produk secara kontinyu.
Keuntungan:
§ Suhu dan komposisi campuran dalam reaktor sama
§ Volume reactor besar, maka waktu tinggal juga besar, berarti zat pereaksi lebih lama bereaksi di reaktor.
Kerugian:
§ Tidak effisien untuk reaksi fase gas dan reaksi yang bertekanan tinggi.
§ Kecepatan perpindahan panas lebih rendah dibanding PFR
§ Untuk menghasilkan konversi yang sama, volume yang dibutuhkan CSTR lebih besar dari PFR

3. Reaktor Aliran Sumbat (PFR)
Biasanya penggunaan model seperti ini digunakan untuk reaktan berfase gas,reaksi kimia tersebut terjadi sepanjang pipa, jadi semakin panjang pipa maka konversinya juga semakin tinggi.dalam suatu reaksi terdapat titik optimum, artinya kita perlu mengetahui tentunya dengan menganilisis, di mana titik optimum itu berada, sehingga tidak membuang2 energi, karena pada treaktor jenis ini, konversinya terjadi secara gradient, dimana pada saat awal kecepatan reaksinya cepat namun seiring panjang pipa (melewati titik optimum) jumlah reaktan tersebut akan berkurang dan kecepatan reaksinya pun akan semakin lambat.
Dikatakan ideal jika zat pereaksi dan hasil reaksi mengalir dengan kecepatan yang sama diseluruh penampang pipa.
Keuntungan :
Memberikan volume yang lebih kecil daripada CSTR, untuk konversi yang sama
Kerugian:
1. Harga alat dan biaya instalasi tinggi.
2. Memerlukan waktu untuk mencapai kondisi steady state.
3. Untuk reaksi eksotermis kadang-kadang terjadi “Hot Spot” (bagian yang suhunya sangat tinggi) pada tempat pemasukan . Dapat menyebabkan kerusakan pada dinding reaktor.

About vhiyo11

Pretty Simple... Care me, you 'll cared Don't care, but I still cared Coz I need this world.

4 responses to “Pengantar Reaktor (Belajar)

  1. riez ⋅

    Ilmu gua terlalu rendah untuk memahami postingan ini🙄

  2. shary ⋅

    reaktor tunggal tu kapan sich di pakai nya

    • vhiyo11

      Reaktor tunggal dipakai ketika konversi design telah menguntungkan (sesuai dengan konversi yang diharapkan).. Akan tetapi, tetap saja lebih menguntungkan apabila reaktor disusun secara seri daripada reaktor tunggal yang besar..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s